Audit SMK3 untuk Industri Kreatif: Apakah Relevan di Kantor Desain dan Produksi Konten?

Banyak yang beranggapan bahwa Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) hanya relevan di sektor manufaktur dan konstruksi. Padahal, sektor industri kreatif seperti kantor desain grafis, produksi konten, hingga studio animasi juga memiliki risiko kerja yang nyata. Audit SMK3 di sektor ini dapat menjadi jembatan penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Risiko K3 di Industri Kreatif
Cedera ergonomis akibat duduk terlalu lama dan penggunaan peralatan yang tidak sesuai postur tubuh
Paparan cahaya layar yang berlebihan menyebabkan kelelahan mata
Stres kerja tinggi akibat tekanan deadline dan multitasking
Risiko kebakaran dari penggunaan perangkat elektronik intensif
Gangguan pendengaran di studio audio
Mengapa Audit SMK3 Penting di Sektor Ini?
Menyusun SOP dan manajemen risiko kerja berbasis aktivitas kreatif
Evaluasi sistem ventilasi dan pencahayaan
Penyediaan ruang istirahat dan fasilitas kerja ergonomis
Menjaga kesehatan mental karyawan melalui pendekatan psikososial
Studi Kasus
Sebuah studio animasi di Bandung menerapkan audit SMK3 internal dan hasilnya dalam 6 bulan terjadi peningkatan produktivitas sebesar 25%, serta penurunan cuti sakit akibat gangguan muskuloskeletal hingga 40%.
Referensi:
Kesimpulan
Audit SMK3 bukan hanya untuk sektor yang “keras”. Dunia kerja kreatif yang terlihat nyaman tetap membutuhkan sistem keselamatan yang kuat agar karyawan bisa berkarya secara optimal.